Apa Itu KUR BRI untuk Petani?
Cara Mengajukan KUR BRI untuk Petani 2026: Syarat, Proses, dan Tips Lolos Verifikasi – Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pembiayaan dari pemerintah yang disalurkan lewat bank, salah satunya BRI, untuk membantu pelaku usaha kecil termasuk petani. Tujuannya supaya petani punya modal yang cukup tanpa harus bergantung pada rentenir dengan bunga tinggi.
BACA JUGA : MANFAAT KOPERASI UNIT DESA

Secara sederhana, KUR BRI untuk petani adalah pinjaman modal yang bisa digunakan untuk:
- Membeli benih, pupuk, dan sarana produksi lainnya
- Biaya olah lahan, tanam, hingga panen
- Pengembangan usaha tani, seperti menambah luas lahan garapan
- Pengadaan alat pertanian sederhana
Di banyak daerah, koperasi tani atau KUD ikut mendampingi petani dalam mengakses informasi soal KUR. Di wilayah Muarabeliti, misalnya, petani bisa berkonsultasi dengan pengurus KUD Muarabeliti untuk memahami prosedur dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan.
Jenis KUR BRI yang Cocok untuk Petani
Beberapa jenis KUR BRI yang umumnya relevan untuk petani:
KUR Mikro
- Plafon pinjaman sampai dengan Rp50 juta per debitur
- Cocok untuk petani kecil dan pemula
- Bisa untuk modal kerja maupun investasi
KUR Kecil (KUR Kecil/Ritel)
- Plafon di atas Rp50 juta sampai Rp500 juta
- Cocok untuk petani yang usahanya sudah berkembang
- Biasanya butuh administrasi dan data usaha yang lebih rapi
KUR Super Mikro
- Plafon sampai Rp10 juta
- Cocok untuk petani yang baru mulai atau usaha sampingan skala sangat kecil
Aturan teknis (plafon, bunga, prioritas sektor) bisa berubah tiap tahun. Karena itu, penting untuk selalu cek informasi terbaru melalui kantor BRI terdekat atau kanal resmi BRI.
Syarat Umum KUR BRI untuk Petani
Secara umum, syarat yang sering diberlakukan:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan e‑KTP yang masih berlaku
- Memiliki usaha produktif di sektor pertanian
- Usaha sudah berjalan minimal sekitar 6 bulan (lebih fleksibel untuk KUR Super Mikro)
- Tidak sedang menerima kredit produktif lain di bank (kecuali beberapa jenis pembiayaan konsumsi)
- Memiliki dokumen dasar seperti:
- KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)
- Kartu Keluarga (KK)
- NPWP (untuk plafon tertentu)
- Surat keterangan usaha dari desa/kelurahan atau bukti bahwa usaha benar‑benar ada
- Riwayat kredit baik (tidak bermasalah di SLIK OJK/BI Checking)
Koperasi seperti KUD Muarabeliti dapat membantu anggota menyiapkan surat keterangan usaha, merapikan data, dan menjadi pendamping saat berkomunikasi dengan pihak bank. Cara Mengajukan KUR BRI
Langkah-Langkah Cara Mengajukan KUR BRI untuk Petani
Menyiapkan dokumen
Siapkan:
- KTP dan KK
- NPWP (jika diminta)
- Surat keterangan usaha dari desa/kelurahan
- Data lahan (luas, lokasi, status sewa/milik)
- Perkiraan kebutuhan modal (berapa dana dan untuk keperluan apa saja)
Jika Anda anggota koperasi, mintalah bantuan pengurus untuk menyusun rencana penggunaan dana dan proyeksi pengembalian. ini adalah Cara Mengajukan KUR BRI untuk petani
Mendatangi kantor BRI terdekat
- Sampaikan bahwa Anda ingin mengajukan KUR untuk petani
- Ceritakan profil usaha tani: jenis komoditas, luas lahan, pengalaman tanam, dan hasil panen
- Isi formulir pengajuan dan serahkan dokumen
Akan lebih meyakinkan jika petani datang bersama ketua kelompok tani atau pengurus koperasi yang mengenal usaha tersebut.
Proses survei dan analisis bank
Pihak BRI akan:
- Mengecek kelengkapan dokumen dan riwayat kredit
- Melakukan survei lapangan ke lahan/usaha
- Menilai kelayakan usaha serta kemampuan bayar
Kejujuran sangat penting. Ceritakan kondisi usaha apa adanya supaya tenor, jumlah pinjaman, dan angsuran bisa disesuaikan dengan situasi di lapangan. ini hal paling penting dalam Cara Mengajukan KUR BRI yang benar.
Keputusan dan pencairan dana
Jika disetujui:
- Anda akan dihubungi untuk tanda tangan akad kredit
- Dijelaskan secara rinci jumlah pinjaman, tenor, dan angsuran
- Dana KUR akan dicairkan ke rekening BRI Anda
Gunakan dana ini sesuai kebutuhan usaha tani, bukan untuk konsumsi yang tidak produktif. silahkan di ikuti Cara Mengajukan KUR BRI ini.
Bunga KUR BRI dan Gambaran Angsuran
Besaran bunga KUR BRI ditetapkan pemerintah dan dapat berubah tiap tahun. Beberapa tahun terakhir, bunganya jauh lebih rendah dibanding pinjaman komersial, sehingga lebih ringan untuk pelaku usaha kecil.
Sebagai gambaran sederhana (bukan angka resmi):
- Pinjaman: Rp10.000.000
- Tenor: 24 bulan
- Angsuran per bulan berada di kisaran ratusan ribu rupiah, tergantung bunga dan skema perhitungan bank
Sebelum tanda tangan akad, minta simulasi angsuran tertulis dan hitung ulang apakah usaha mampu menutup kewajiban tersebut.
Tips Agar Pengajuan KUR Petani Mudah Disetujui
- Tunjukkan usaha nyata dan aktif: lahan ada, tanam jalan, ada riwayat panen
- Buat catatan sederhana arus kas: biaya tanam, hasil panen, dan penjualan
- Ajukan pinjaman sesuai skala usaha dan kemampuan bayar, jangan berlebihan
- Jaga reputasi pembayaran jika pernah meminjam di koperasi atau lembaga lain
- Gunakan dana murni untuk usaha, bukan untuk keperluan konsumtif
Anggota koperasi yang punya riwayat pembayaran baik biasanya lebih mudah dibantu dan diyakinkan di hadapan lembaga keuangan.
Peran Koperasi dan KUD dalam Akses KUR untuk Petani
Koperasi Unit Desa seperti KUD Muarabeliti memiliki posisi penting:
- Memberi edukasi soal KUR, bunga, tenor, dan kewajiban debitur
- Membantu menyiapkan berkas dan surat keterangan usaha
- Mengkoordinir pengajuan KUR secara kelompok (misalnya satu kelompok tani)
- Mendampingi petani setelah pencairan agar dana benar‑benar dipakai untuk usaha
Dengan sinergi petani, koperasi, dan bank, akses modal menjadi lebih mudah dan terkontrol, sehingga benar‑benar meningkatkan kesejahteraan keluarga petani.
Demikian sedikit informasi mengenai Cara Mengajukan KUR BRI syarat dan ketentuan yang berlaku tahun 2026.
